http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/tail2.gif

Selasa, 20 Desember 2011

PENGERTIAN DATABASE


Pengertian Database
  1. Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
  2. Database adalah representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
  3. Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu untuk tujuan tertentu pula.
  4. Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan olehpara pengguna.
Asal Mula Istilah Database
          Istilah “database” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal yang di luar bidang elektronika, artikel mengenai database komputer. Catatan yang mirip dengan database sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi danm kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep Dasar Database
            Konsep dasar database adalah kumpulan dari catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur database: ini dikenal sebagai database model atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitu mewakili semua informasi dalam bentuk tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel.

Perangkat Untuk Membuat Database.
             Database dapat dibuat dan diolah dengan menggunakan suatu program komputer, yaitu yang biasa disebut dengan software (perangkat lunak).Software yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) database disebut Database Management System (DBMS) atau jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti “Sistem Manajemen Basis Data”.
DBMS terdiri dari dua komponen, yaitu Relational Database Management System (RDBMS) dan Overview of Database Management System (ODBMS). RDBMS meliputi Interface Drivers, SQL Engine, Transaction Engine, Relational Engine, dan Storage Engine. Sedangkan ODBMS meliputi Language Drivers,Query Engine, Transaction Engine, dan Storage Engine.
Sedangkan level dari softwarenya sendiri, terdapat dua level software yang memungkinkan untuk membuat sebuah database antara lain :
  • High Level Software dan Low Level Software.
Yang termasuk di dalam High Level Software, antara lain Microsoft SQL Server, Oracle, Sybase, Interbase, XBase, Firebird, MySQL, PostgreSQL, Microsoft Access, dBase III, Paradox, FoxPro, Visual FoxPro, Arago, Force, Recital, dbFast, dbXL,Quicksilver, Clipper, FlagShip, Harbour, Visual dBase, dan Lotus Smart Suite Approach. Sedangkan yang termasuk di dalam Low Level Software antara lainBtrieve dan Tsunami Record Manager.

Tipe Database
          Terdapat 12 tipe database, antara lain Operational database, Analyticaldatabase, Data warehouse, Distributed database, End-user database, External data base, Hypermedia databases on the web, Navigational database, In-memory data bases, Document-oriented databases, Real-time databases, dan RelationalDatabase.

 KONSEP DASAR DATABASE
Sebelum memulai mendesain dan membangun database dengan menggunakan program aplikasi database Ms. Access, terlebih dahulu kita harus lebih mengenal lagi apa yang dimaksud dengan database.
Pengertian Database:
  1. Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula.
  2. Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna
Banyak sekali kegiatan manusia yang menggunakan komputer sebagai sarana pengolahan data, sehingga diperlukan suatu perangkat lunak database. Jika dikaji lebih mendasar tentang batasan suatu database, maka dapat disebutkan bahwa segala bentuk koleksi data adalah suatu database. Mulai dari kelompok data pegawai, sampai dengan kelompok file, merupakan database.
Definisi dasar struktur database :
Data : sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.
Informasi : hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Tabel : merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record.
Field (kolom) : merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data.
Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel :
a. Harus Unik atau Spesifik
b. Boleh disingkat
c. Pemisah sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang "_"
Contoh :
Kode Barang menjadi KdBarang, KodeBrg, Kd_Brg, Kd_Barang, Kode_Brg Tanggal Lahir menjadi TglLahir, Tgl_Lahir, Tgl_Lhr
Record (baris) : merupakan sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu, misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom/field


Beberapa definisi tentang Database :
1.    Menurut Gordon C. Everest :
    Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi/shared, terdefinisi    secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi.
2.    Menurut C.J. Date :
    Database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi  dari suatu organisasi.
    -  Data input adalah data yang masuk dari luar sistem
    -  Data output adalah data yang dihasilkan sistem
    -  Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem
3.    Menurut Toni Fabbri :
    Database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary key untuk pengulangan data.
4.    Menurut S. Attre :
    Database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi / enterprise dengan macam-macam pemakaiannya.
   
Jadi SISTEM DATABASE adalah sistem penyimpanan data memakai komputer.

Sifat-sifat database :
•    Internal       :  Kesatuan (integritas) dari file-file yang terlibat.
•    Terbagi/share :  Elemen-elemen database dapat dibagikan pada para user baik secara sendiri-sendiri maupun secara serentak dan pada waktu yang sama (Concurrent sharing).

Elemen-elemen database :
A.  Tipe  :
1.    Enterprise     =  Suatu jenis organisasi, misalnya Bank, Hotel, Universitas dan lain-lain.
2.    Entity    =  File  =  Obyek pada enterprise berdasarkan data yang disimpan
3.    Atribute    =  Field = Data item  =  Beberapa hal yang ingin diketahui dari suatu file
4.    Record       =  Satu set field yang merupakan ciri khas dari suatu file
    Istilah entity dan atribute biasanya digunakan pada tingkat konsepsual dan logikal, sedangkan file, record dan field pada tingkat internal/fisikal.
    Hubungan : Enterprise terdiri dari beberapa entity, entity terdiri dari beberapa record dan record terdiri dari beberapa field.

                Enterprise          Entity / File             Record             Atribute/Field

DBMS (Database Managemen System)
1.    Menutut C.J. Date :  DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user.
2.    Menurut S, Attre   :  DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).
3.    Menurut Gordon C. Everest  :  DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.
Jadi DBMS  :  Semua peralatan komputer (Hardware+Software+Firmware). DBMS dilengkapi dengan bahasa yang berorientasi pada data (High level data langauage) yang sering disebut juga sebagai bahasa generasi ke 4 (fourth generation language).

Fungsi DBMS    :  -  Definisi data dan hubungannya
           -  Memanipulasi data
           -  Keamanan dan integritas data
           -  Security dan integritas data
           -  Recovery/perbaikan dan concurency data
           -  Data dictionary
           -  Unjuk kerja / performance
Peralatan untuk menetapkan/menentukan pendekatan database disebut DBMS
DBMS merupakan software (dan hardware) yang kusus didesain untuk melindungi dan memanage database.
Dengan menggunakan DBMS, maka dapat :
•    Mendefinisikan data dan hubungannya.
•    Mendokumentasikan struktur dan definisi data
•    Menggambarkan, mengorganisasikan dan menyimpan data untuk akses yang selektif/dipilih dan efisien.
•    Hubungan yang sesuai antara user dengan sumber daya data.
•    Perlindungan terhadap sumber daya data akan terjamin, dapat diandalkan, konsisten dan benar.
•    Memisahkan masalah Logical dan physical sehingga merubah implementasi database secara fisik tidak menghendaki user untuk merubah maksud data (Logical).
•    Menentukan pembagian data kepada para user untuk mengakses secara concurent pada sumber daya data.
Contoh DBMS :
1.    Database Hierarchy    : Pengaksesan data harus mengikuti aturan hierarchy yang sudah didefinisikan terlebih dahulu.
      Contoh : IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 1968
2.   Data Network : Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hierarchy.
      Contoh  :  IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinett Software Inc,
                       1972
3.   Data Relational : Data dikelompokkan secara bebas menurut jenisnya lewat proses
               normalisasi
      Contoh  :  -   INGRES oleh UN of CA & Relational Tech., 1973
                  -   System-R oleh IBM Research, 1975
               -   ORACLE oleh Relational Software Inc. , 1979
               -   DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981

SIKLUS HIDUP DATABASE



                             Physical
                             Creation
                           2

                 Design                           Conversion   
             1                          3

         For New   
        Aplication   
                  Growth
                 change &                              Integration   
               maintenace                             4
              6                       
   
                               Operation   
                             5

1.    Design Phase    :  Merencanakan model data yang akan dipakai
2.    Phisical Creation Phase :  Pembentukan phisik yaitu data mulai dibentuk atau                      disimpan pada penyimpanan sekunder
3.    Conversion phase    :  Konversi dari database yang lama atau yang sudah ada ke                  database yang baru
4.    Integration phase    :  Integrasi aplikasi yang sudah ada dan yang baru ke database yag        baru
5.    Operation phase    :  Pengoperasian database yang baru, contoh : manipulasi,                     concurency, backup data
6.    Growth, change and maintenance  :  Adaptasi terhadap perubahan lingkungan                     organisasi.

Fase 3 dan 4 diperlukan apabila suatu organisasi sebelumnya telah memiliki database.  Apabila database yang didesain merupakan pertama dalam organisasi maka fase 3 dan 4 tidak dilakukan.

The Stages Theory Richard Nolan
1.    Initiation (Permulaan)
    -  Komputer mulai dipakai
    -  Pengolahan data terpusat pada Data Processing
    -  User menyerahkan masalah pada Dep. DP, user tidak dilibatkan lebih jauh.
    -  Aplikasi-aplikasi minta dikomputerkan dan masing-masing berdiri sendiri.
2.    Contagion (Penularan)
    -  Manager mulai antusias dan minta macam-macam pemecahan aplikasi
    -  Biaya pemakaian komputer tidak terkontrol dan merupakan biaya over head.
    -  H/W dan staf DP bertambah dengan cepat.
    -  Pengendalian DP lemah, aplikasi-aplikasi tidak terpadu.
3.    Control
    -  Dipertimbangkan biaya manual dan komputer
    -  Perencanaan dan keterpaduan aplikasi mulai dipikirkan
    -  Pelayanan informasi untuk manajer menengah ditingkatkan dibanding level                         operasional yang sudah 
       dikerjakan dulu.
4.    Integration
    -  Pemakaian teknologi baru, database dan desain sistem yang terstruktur
    -  User dibutuhkan dalam membuat S/I
    -  Komputer dirasa sebagai milik seluruh organisasi.
5.    Data Administration
    -  Teknologi database dominan
    -  Muncul fungsi baru (administrasi data) yaitu merencanakan kebutuhan dan pembagian        data pada para
        user.
    -  User merasa sebagai pemilik data, I/S terpadu berfungsi membagi data yang                        berkepentingan.
6.    Maturity
    -  Komputer terpadu dengan proses manajerial
    -  Data merupakan penunjang perencanaan strategi
    -  Aplikasi-aplikasi mencerminkan aliran informasi.

Ad. 1 Design phase
Merenacanakan model data yang akan dipakai : ada 3 tingkatan yaitu conceptual model, logical model, physical model.

Ad. 2  Struktur fisik database
METODA AKSES  berarti cara retrieving, uodating, adding, inserting dan deleting.
mula-mula melakukan pembentukan fisik, dengan DDL mendefinisikan dan membentuk (create) file-file database.
keterangan metode akses :
Yaitu untuk menyimpan (stored) dan mengambil (retrieval) dari penyimpanan sekunder
Metoda akses pada DBMS :
1.    Metoda akses model internal     yaitu Data disimpan secara fisik
    -  Physical Sequential     :  Akses urut secara fisik (file sequential)
    -  Indexed Sequential (ISAM):  Akses lewat index untuk file sequential
    -  Direct              :  Akses langsung pada alamat record (file random)
    -  Indexed Random        :  Akses lewat index untuk file random
    -  Hashing            :  Akses langsung dengan memproses lebih dahulu alamat recordnya
    -  Inverted            :  Akses lewat macam-macam index (bolak-balik).
2.    Metode akses model external yaitu metode akses yang berdasarkan gambaran 
       hubungan logical menggunkan istilah-istilah HLDL dari DBMS.
Saya akan menjelaskan salah satu pemrograman DBMS yang saya ketahui yaitu Mysql
 Mysql

MySQL adalah SQL-DBMS yang bersifat multi-user dan multi-threaded. MySQL berjalan sebagai server yang melayani banyak pengguna untuk mengakses sejumlah basis data. DBMS ini sangat populer di dunia aplikasi berbasis web sebagai komponen basis data. Selain karena tersedia dalam versi gratis, popularitas MySQL juga sangat dipengaruhi oleh populernya web server Apache dan bahasa pemrograman PHP. Istilah-istilah seperti LAMP (Linux- Apache-MySQL-PHP/Perl/Python), MAMP (Mac-Apache-MySQL-PHP/Perl/Python dan WAMP (Windows-Apache-MySQL-PHP/Perl/Python menjadi sangat terkenal.

Banyak sekali aplikasi berbasis web yang dibangun dengan menggunakan kombinasi perangkat lunak tersebut. WordPress, Drupal, Mambo, Wikipedia, PHP-Nuke, merupakan beberapa contoh aplikasi berbasis web yang menggunakan kombinasi ini. Tidak seperti Microsoft Access, default instalasi MySQL tidak menyediakan GUI bagi pengguna untuk berinteraksi dengan basis data. Pengguna dapat berinteraksi dengan client yang menggunakan perintahperintah berbasis teks. Namun saat ini telah banyak GUI yang dikembangkan untuk mempermudah interaksi dengan basis data, baik itu berupa aplikasi stand-alone (misalnya MySQL-Front, MySQL-GUI, dan lain-lain) atau yang berbasis
web (misalnya, phpMyAdmin). Bahkan dengan menggunakan komponen MyODBC, MySQL dapat diakses dengan GUI dari Microsoft Access seperti halnya basis data yang kompatibel dengan ODBC lainnya.

(semua ini di ambil dari berbagai macam blog dan web)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar